Tania Gunadi: Mutiara Diantara Lumpur
Miris memang, saya pun demikian, ketika merasakan kalimat di dalam tagline saya “Tania Gunadi: Mutiara Diantara Lumpur”. Terbayang begitu terbuangnya mutiara itu dan begitu joroknya dia meskipun mahal.
Siapa sih Tania Gunadi?
Ya, pasti itu terlintas di benak pertama kalinya. Tetapi, sebelum semakin jauh dan jauh membahas kedalam sana, biarkan saya bercerita sedikit tentang siapa Tania Gunadi dan mengapa saya menulis tentang dia kali ini.

Tania Gunadi
Hari ini, beberapa puluh menit sebelum saya mulai menuliskan cerita kali ini di blog saya, saya membuka Mozilla Firefox sebagai internet platform saya dalam bersurfing di dunia maya. Kemudian muncul pilihan “Restore bla bla bla” dan “Start New Session”: asumsi saya bahwa sebelumnya pasti ada yang membuka Mozilla di warnet yang biliknya saya tempati saat ini dan saya penasaran apa saja yang dibuka seseorang sebelum saya. Saya pun pilih “Restore bla bla bla”. Hasilnya, banyak bukaan halaman pranala Kaskus.
Dari sekian banyak halaman tentang Kaskus, salah satu topik yang diangkat adalah tentang Tania Gunadi. Dengan judul “Wanita Kelahiran Bandung-Indonesia Menembus Hollywood Dalam Film Produksi DISNEY”, saya pun semakin tertarik dan melihat foto yang dipampang disana dan “Oooh, ini toh Tania Gunadi.”, dalam hati saya berucap.
Kesan pertama saya sebagai kaum Adam, memang tidak menampik bahwa Tania Gunadi adalah sosok yang manis dan menarik. Sangat Indonesia dan eksotis kecantikannya, senyumnya sumringah dan juga bersahaja. Kemudian saya teruskan membaca semua postingan di dalam Kaskus tersebut, hingga membuat saya tertarik untuk menerapkan namanya di dalam Google dan menemukan 5,320 pencarian tentang Tania Gunadi. Adapun sebuah link yang tertuju kepada Youtube yang menerapkan Tania Gunadi di dalamnya, maka saya pun membuka semua hal yang menurut saya terkait dengannya bahkan Youtube.
Usut punya usut, ternyata Tania Gunadi adalah seorang aktris Amerika Serikat dan gadis kelahiran Indonesia, tepatnya Bandung pada 28 July 1983. Tidak begitu jelas, apakah dia adalah orang Indonesia atau tidak, namun dia pernah lahir di sini, di Indonesia. Akan tetapi, menilik dari namanya, memang ada kaitannya dengan nama-nama a’la Indonesia. Dalam videonya yang pernah bermain di film besutan Walt Disney, Disney Channel, Tania tampaknya seroang gadis Indonesia keturunan Tionghoa atau rada Oriental.
Nah, beberapa yang saya buka terkait dengan Tania Gunadi, selain di Kaskus dan Youtube adalah Wikipedia Tania Gunadi, Wikipedia Even Stevens dan MySpace milik Tania Gunadi.
Membaca dan memperhatikan segala hal yang saya buka terkait dengan Tania Gunadi, sangatlah bercampur-aduk perasaan ini. Ada bayang-bayang bahwa bagaimana Cinta Laura Kiehl jika dibandingkan dengan Tania Gunadi, bahwa kita di Indonesia tahu si Cinta Laura ini adalah gadis remaja yang penuh fenomena yang cenderung negatif daripada positif. Mulai dari cara berbicaranya, sifatnya yang agak sombong, sampai menurut saya pribadi entah mengapa Cinta Laura jarang memakai Kiehl sebagai nama belakangnya padahal mungkin saja itu marganya. Dan kita pun tahu bahwa Cinta Laura Kiehl, ini pernah menyatakan ingin menembus Hollywood.
Ahh, sudahlah mengenai Cinta Laura Kiehl, bosan. Hahaha…
Lanjut kepada Tania Gunadi, kenapa di tagline saya kali ini Tania Gunadi saya samakan dengan Mutiara Diantara Lumpur.
Sebenarnya, jika melihat dan meraba-raba kehidupannya kini meskipun hanya bermodalkan internet, tentunya dia adalah sosok yang terkenal dan bisa menjadi dambaan ataupun sang idola sesungguhnya, apalagi bagi orang-orang Indonesia.
Bagaimana tidak, dia sudah skala Internasional.
Namun, lebih jauh lagi, saya pribadi membayangkan suatu histeria massal tersendiri. Mengingat kontradiksi dari orang-orang yang mungkin seperti Tania Gunadi sungguh banyak di dunia senia peran di Indonesia. Ada pula seorang putra Diplomat Canada: Mike Lewis. Dari berbagai sumber yang saya tahu bahwa Mike Lewis juga sebagai salah satu staf di Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia di Jakarta. Ada pula Nadine Chandrawinata dan kedua adik kembarnya, Julie Estelle dan kakaknya Cathy Sharon, lalu Rianti Cartwright dan masih banyak lagi. Mereka semua adalah orang-orang Indonesia keturunan atau campuran beda bangsa yang mungkin saja melanda Tania Gunadi yang mendulang sukses di Negeri Paman Sam, sama seperti dulangan kesuksesan Barack Obama sang calon Presiden Amerika Serikat 2008 yang pernah memiliki Ayah Tiri seorang Pria Indonesia dan Adik Tiri Perempuan yang berdarah campuran Indonesia – Amerika Serikat.
Ya, imajinasi saya bilamana Tania Gunadi adalah salah seroang yang terjun dalam dunia politik disana (AS, red.) dan jika nanti pun menjadi bakal calon Presiden masa depan di AS ataupun Tania Gunadi balik kembali ke Indonesia Tanah Kelahirannya, apakah histeria massal kembali terjadi seperti yang sedang dialami oleh Indonesia terhadap sosok fenomenal Barack Obama?
Bathin saya pribadi, masih sama dengan psotingan saya sebelumnya, bahwa Barack Obama masih lah sebuah Utopis bangsa Indonesia. Tidak bisa ditampik memang, bahwa sosok adalah sebuah kuasa dan tinggal bagaimana kita mengolahnya saja menjadi sebuah kumpulan kekuatan. Karena bagaimana pun manusia intinya memiliki hasrat untuk eksistensi.
Atau memang dasar saya sendiri yang berhisteria, tetapi pre-histeria saya cenderung kepada sosok Tania Gunadi ini ketimbang Obama ataupun McCain. Soalnya, menjadi geli saja rasanya ketika melihat salah satu quotes Tania Gunadi di dalam MySpace miliknya:
“Please don’t eat the animals, they too want to live, love and be loved.”
Tania Gunadi.
Wow, sepertinya gadis yang satu ini seakan hendak menegaskan dirinya sebagai sang Vegetarian, dan tentu kita tahu bahwa Vegetarian adalah suatu Pop Culture warisan negara-negara Barat. Yang mungkin berpikir berteman dengan binatang lebih baik daripada manusia, atau tidak percaya bahwa manusia berada pada rantai makanan tertinggi di alam, intinya: meskipun bilamana dia adalah seorang gadis keturunan Indonesia, pikirannya sudah terbentuk dalam lingkungan Baratnya selama ini. Senada tentunya dengan Barack Obama sebagai suatu fenomena yang menarik beberapa bulan ini, meskipun dia pernah ada di Indonesia, meskipun dia mempunyai Ayah Tiri seorang Pria Indonesia, meskipun dia memiliki Adik Tiri Perempuan berdarah campuran Indonesia – Amerika Serikat, lantas bukan jaminan dan tidaklah begitu baik Indonesia hidup dalam utofisme Barack Obama. Ingatlah: eksistensi, lingkungan dan human instinct cenderung menjadi perpaduan variabel yang kompleks dalam hal sosial dan politik.
Bahwa, meskipun mutiara diangkat dari sejumput lumpur dan dibersihkan, tidak berarti dia dengan mudahnya bisa kembali ke lumpur ataupun dalam arti lain tidak lupa kulitnya. Selama masih ada harapan tentunya, semua bisa berbalik.

P.S: Last but not least, Tentu tau dong Kristin Kreuk?! Beliau pun keturunan Indonesia dari sang Ibu yang bernama Deanna Che (Chinesse - Indonesian)



banyak sih orang indonesia atau keturunan indonesia di amrik, tp banyak yang gak mau ngaku, malu
udin
November 12, 2008
bangga org indonesia bs masuk disney ga kayak si CL . cm bs ngomong .
debby
Mei 15, 2009
pernah baca di salah satu majalah, dia orang Indonesia dan dapet green card untuk tinggal di Amerika waktu umurnya 15 thn. Sekarang, dia main di salah satu tv show terbaru di disney channel.
inda
Mei 25, 2009
michelle branch juga turunan Indonesia lho
dewdew
Mei 25, 2009
Bangga banget sm kak Tania Gunadi! maju trus y kak!
Nisrina
Juni 2, 2009
sebagai org Indonesia,gw justru bangga dgn pencapaian Tania di US sana.
intinya, gak perlu berkoar-koar gak jelas malah gak disadari bisa terkenal dgn sendirinya.
ada juga loh artis Broadway asli Indonesia yg pernah masuk nominasi Tony Awards di US (red.semacam versi Oscarnya utk Teater). lupa siapa namanya yg pasti marganya Jawa gitu.
fufu
Juni 2, 2009
oh ya sekedar nambahin, persepsi ttg Vegetarian sepenuhnya bukan berasal dari Barat. justru yg pertama kali memulai adalah kebudayaan Hindu dan Buddha yg mempunya pendapat kalau alangkah baiknya umat manusia menghindari konsumsi daging binatang dan digantikan dengan memakan sayur2an yg bagus untuk tubuh.
fufu
Juni 2, 2009
gue dah liat Tania Gunadi maen film (class B) di “BOB FUNK” 2009 ..
Bodi na seksi abis bookk (berperan sbg. “slut”)
Andremotion
Juli 15, 2009
yup, Bob funk, gw liat kemarin.Dia pake bahasa indonesia pula.:p
nyoman suardhita
Agustus 18, 2009
Tania Gunadi itu umurnya masih muda. Ketika berumur 8 tahun menang lotere green card. Dia ASLI warga Indonesia – Tionghoa. Karena dari kecil disana, maka dia sudah fasih berbahasa Inggris. Ketika berumur 15 ia dilirik Disney ketika ia menjadi model suatu majalah anak – anak. Maka itu diumurnya yang ke 20 sekarang ini, ia sudah banyak main di film2 disney, yang sekarang terkenal adalah Aaron Stone
selena0910
Agustus 18, 2009
sebenarnya si keturunan cina ini. bukan indonesia. indonesia ma item-item. Putih begini kok dibilang indonesia. jangan karena pernah lahir di bandung terus dikalim sebagai indonesia, kali.
abc
Agustus 26, 2009
Bangga banget! Aku sih sebenernya udah tau sejak Aaron Stone muncul dan ngeliat nama asli Emma itu “Tania Gunadi”. Wah, gak salah lagi, dia Indo. Asian face bgt, gitu! Abis itu aku oprak-aprik biodata Tania di internet, dan, bener! Dari Indonesia! Lumayan banyak org Indo yg jadi “Go International” lewat Disney Channel Asia yg ada di Indovision. Termasuk Tania ini. Dan, yg aku tau, lagu “Best of Both”-nya Hannah Montana, sebelumnya punya/dinyanyiin Shila, yg pernah feat sama RAN judulnya “Tunjukkan Cintamu”. Inget? Duh, jadi cerita .. Gpp kan?
Ratri
September 26, 2009
Tamabahan aja buat ABC, Tania ini org Indo – Tionghoa! Kalo belum tau, jgn sotoy, deh .. asal ngomong gitu!
Makanya, sebelum kritik, baca dan NONTON film-nya !!
Ratri
September 26, 2009