Oleh: hnimrot | Oktober 6, 2008

Palin Bunuh Karakter Barack Obama

Karikatur Obama

Karikatur Obama

Berita terbaru dari Race 08, terutama setelah Palin berhadapan dengan Biden dalam duel mereka dan banyak respon melalui polling menyatakan kekalahan Palin melawan Biden, kini wanita yang bakal jadi calon Wakil Presiden Amerika Serikat berikutnya itu melakukan serangan yang sangat beresiko.

Tanggal 5 dan 6 Oktober 2008 ini, di newsticker Metro Tv sempat dituliskan bahwa Palin menyatakan Obama mendukung Terorisme. Kemudian di tanggal 6, Obama kembali bersuara bahwa Palin telah melakukan kampanye yang membunuh karakter (dirinya sebagai Capres), terkait dengan hubungan antara rev. Wright (Ayers) dengan Obama.

At a morning rally in Florida, Palin kept up her criticism of Obama’s ties to Ayers, a founder of the violent Weather Underground group blamed for several bombings during the Vietnam War era, when Obama was a child.

Yahoo! News, By Bethy Fouhy, Associated Press (AP) Writer, 1:31 PM (AP updated on MSN on MSNBC News)

Di Amerika Sendiri, Ayers dikenal sebagai seorang yang garis keras dan meskipun dia adalah seorang pendeta, Ayers adalah salah seorang yang terkait dengan pemboman selama era Perang Vietnam.

Akan tetapi, dinilai bagaimanapun, hari-hari yang menegangkan terkait dengan Pemilu Amerika Serikat 2008, bulan inilah penentuannya. Maka tidak bisa disangkal jika GOP maupun DEM akan bertempur habis-habisan di sisa waktu yang semakin sempit. Dan menilai akan semua yang dikatakan oleh Palin dalam kampanyenya tentunya dalam dunia politik ini adalah salah satu cara (yang jika saya menjadi Palin) adalah cara yang sangat terakhir atau senjata pamungkas jika ingin memenangkan suara termasuk di Florida dimana statement Palin yang negatif tersebut kepada Obama disampaikan disana.

Palin the barracuda

Palin the barracuda

Tentunya, jika itu adalah senjata pamungkas, sudah sungguh terlambat bagi Palin ataupun GOP untuk menggunakannya di hari-hari yang sangat menentukan, pasalnya semua itu akan balik menyerangnya dan memberikan kegagalan dalam pemilu kali ini bagi GOP.

Selama dua kali pemerintahan berada di tampuk kekuasaan GOP dalam hal ini Bush, tentunya jika Palin sedikit lebih cerdas dia akan mengomentari kerangka-kerangka kebijakan perekonomian Obama dan Biden dalam hal ini DEM. Karena krisis ekonomi di Amerika Serikat bukan hanya berdampak kepada masyarakat Amerika Serikat sendiri, namun perlahan-lahan menjadi global. Tentunya sudah banyak yang cukup meragukan Obama dalam politik luar negeri maka dia memilih Biden sebagai wakilnya, dan bilamana Palin menginginkan berhadap-hadapan dengan Obama, menyerangnya pada tingkat politik luar negeri tentulah cukup baik dan tidak semakin memperburuk citranya didepan para pemilih (GOP, DEM ataupun Independen) terutama setelah melihat hasil polling yang cukup buruk bagi Palin ketika berhadapan dengan Biden dalam debat yang lalu di Washington University.

Meskipun Obama punya pengalaman yang baik dalam masalah perekonomian karena dia pernah lama bekerja di Wall Street, tetapi menyerangnya dalam politik luar negeri, misalnya tindakan Obama untuk meraih simpati luar negeri dan dukungan positif dalam memperbaiki krisis ekonomi di Amerika Serikat saat ini mengingat dampak dominonya.

Di Swiss saja UBS hendak mengurangi 2000 karyawannya terkait krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat sekarang ini, meskipun bailout yang baru disyahkan Kongres Amerika Serikat namun tidak membantu sama sekali:

Jenewa, SWISS (Bloomberg): UBS AG, bank di Eropa yang paling terpukul krisis kredit, akan memangkas 2.000 karyawannya dari unit bank investasi dan divisi pemindahan untuk menurunkan biaya dan efisiensi…

“Krisis yang melanda pasar keuangan akan secara dramatis memengaruhi dinamikan industri finansial itu sendiri yang akhirnya memaksa kami untuk melakukan serangkaian penyesuaian,” kata Jerker Johansson, head of the investment bank UBS AG.

Bisnis Indonesia online, oleh Berliana Elisabeth. S, Jumat 3 Oktober 2008 13:57 WIB

Dan yang terbaru adalah masalah bangkrutnya Bank HYPO di Jerman, juga akibat dari krisis ekonomi di Amerika Serikat yang membawa dampak perlahan kepada keruntuhan ekonomi global yang kedua.

Bersamaan dengan perundingan segi empat kekuatan utama ekonomi Eropa di Paris, media-media massa benua ini melaporkan kebangkrutan bank kreditor kedua di Jerman, Hypo Real Estate. Pada pertengahan bulan September diumumkan bahwa Bank Hypo Real Estate berada dalam kondisi buruk. Pemerintah Jerman membentuk konsorsium bank-bank swasta untuk menyelamatkan Bank Hypo Real Estate. Namun setelah bank-bank swasta tersebut menganulir kebijakan mereka untuk membantu Bank Hypo Real Estate, pemerintah Angela Merkel dihadapkan pada kendala yang serius. Jika dana sebesar 36 milyar Euro tidak dikucurkan ke Bank Hypo Real Estate, Senin pagi, bank kreditor kedua terbesar di Jerman akan bangkrut…

Resesi keuangan yang dimulai dari AS, tidak hanya berdampak pada Jerman, tapi juga berimbas pada Uni Eropa. Padahal negara-negara Eropa tengah melakukan privatisasi atas instansi-instansi pemerintah. Namun resesi keuangan yang terjadi akhir-akhir ini menghambat proses privatisasi yang tengah digalakan Uni Eropa. Bahkan negara-negara Uni Eropa terpaksa harus menyelamatkan instansi dan lembaga-lembaga keuangan yang terancam bangkrut. Kondisi seperti ini juga menimpa Belgia, Inggris, Belanda, Perancis dan Jerman.

irib. Resesi Keuangan Eropa; Senasib AS, 5 Oktober 2008 (lihat juga: DW – World Berita Dunia dan DW – World Politik dan Ekonomi)

Begitu besar dampak dari krisis ekonomi di Amerika Serikat saat ini, justru Palin tidak begitu jeli untuk memanfaatkannya. Hasilnya, meskipun Palin terkesan agresif dengan semua ini, Obama terus saja unggul dan melaju jauh diatas rivalnya.

Brett Chikowski registers to vote during a rally for Barack Obama at Davidson College in Davidson, N.C., on April 10.

Brett Chikowski registers to vote during a rally for Barack Obama at Davidson College in Davidson, N.C., on April 10.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori