Reborn: The Real

Posted on September 18, 2008. Filed under: Opini | Tags: , , |

first step to be the best

first step to be the best

Gue sedang dalam perenungan yang teramat sangat dalam, khususnya untuk media komunikasi gue yang mampu menyokong hadirnya weblog gue di FS (Friendster), YM dan segala bentukmedia komunikasi yang canggih bahkan WordPress ini. Email. Saking dalamnya perenungan gue di masalah ini, gue melakukan sejumlah reformasi beberapa perangkat kehidupan gue di dunia maya, dan ini menjadi semacam latar belakang cerita gue kali ini

Kurang tahu tepatnya kapan semua ini jadi begitu penting, tapi kalau gue nggak salah semua ini dimulai dari saat-saat gue membantu adek gue ngebuat emailnya, ditambah gue mengikuti kegiatan magang di Chevron Indonesia Company (CICo) KLO di bulan Agustus 2008 ini.

Gila, ternyata banyak ilmu dan masukan yang gue dapat terutama setelah melaksanakan magang di korporasi bergengsi itu. Gue sempat disodorkan buku-buku tulen disana yang berkaitan dengan ilmu PR (Public Relations) dan segala buku tentang dunia kerja, dan gue salah satu buku yang lebih tepat dikatakan memerintah otak kecil gue untuk: gantilah alamat email mu.

Awalnya, sebelum gue ketemu sama buku ini alamat email gue adalah: nimcoholic@yahoo.com; gue nyaman-nyaman aja sama alamat itu. Bahkan hingga merambah media komunikasi dunia maya gue yang lainnya pun ikut-ikutan memakai nama yang nggak jelas seperti itu.

Di buku yang mengubah persepsi gue tentang nama/username email itu dikatakan bahwa dalam dunia kerja, alamat email yang tidak menggambarkan siapa pemiliknya secara gamblang memungkinkan kita ditolak di suatu perusahaan. Terutama di jaman sekarang ini, dimana email sudah jadi temen utama pitchentropus erectus yang maju seperti kita, dan alamat email selalu diminta untuk disertakan dalam setiap aplikasi.

Gue pikir itu ada benarnya. Nama gue Nimrot Parasian Hutagalung, bagaimana nimcoholic bisa menggambarkan nama gue?

Lagi, dijaman yang semakin dimanja dengan kemajuan teknologi kini, masa sih kita lupa manner/etika? Banyak username-username atau profiles situs pertemanan misalnya atau email sebagai contoh primer seperti, misalnya:

  • 53xy_61R7@yuhuu.com (padahal namanya si user: Jamirah Sukesi)
  • 58r_8oy5@gmeil.com (padahal namanya si user: Alamsyah Budiman)

atau profile seperti:

  • aSaRuLaH_aja (padahal namanya si user: Muhammad Asrullah)
  • sI mANieSSSZZZZttttT (padahal namanya si user: Siska)

Kan, banyak yang nggak menggambarkan namanya secara gamblang. Padahal nama diyakini sebagai doa dan anugerah. Padahal nama diberi oleh kedua orang tua dengan pertimbangan dan pikiran yang tinggi serta keikhlasan, bahkan nggak jarang di Indonesia ketika memberikan nama harus disertai oleh upacara-upacara tertentu yang sakral.

Man oh man, untunglah gue ketemu buku itu.

Dan emang hasilnya, gue nggak bisa lihat dalam semalam saja. Gue sudah mulai merubah profile FS gue dengan nama gue sebenarnya baru kemarin, bukan dengan nama-nama yang aneh-aneh lagi. Alamat email gue juga sudah gue ganti dan semoga cukup profesional: hnimrot@yahoo.com

“H”nya dari marga gue: Hutagalung dan nimrot dari nama depan gue. Pernah gue di Balikpapan ketika sedang melaksanakan magang ketemu dengan abang (sepupu) gue, dia ngasih alamat emailnya ke gue: hendolhut; itu usernamenya. Sih sempat gue tanya, “apa artinya bang?”

Dia sih bilang itu semua singkatan dari namanya: Hendra Doli Hutagalung (hendolhut). Wah, lantas gue malu ngasih alamat email gue ke dia, kelihatan banget gue amatirnya. Okelah itu semua pengalaman gue, gue harap jdi lebih berharga kini hingga kedepan nantinya. Dan siapa tahu yang lainnya juga berminat untuk lebih memiliki manner bahkan di dunia maya sekalipun.

Ngapain harus malu dengan nama sendiri. Barack Obama aja have no feel ashamed with his name, his proud very much on it. So why me not.

Make a Comment

Make a Comment: ( None so far )

blockquote and a tags work here.

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...